Sabtu, 25 Mei 2013

7 Perpustakaan Terkeren di Dunia



7 Perpustakaan Terkeren Di Dunia

1. Central Library : Seattle Washington, United States



Perpustakaan di Seattle ini modern dan canggih. Tidak heran jika wisatawan rela membayar untuk bisa mengunjungi perpustakaan  ini. Lebih dari 2 juta wisatawan yang datang kesini pada tahun pertama. Perpustakaan ini terpilih sebagai The American Institute of Architects 150 favorite structures di Amerika.

2. Trinity College Library : Dublin, Irland



Perpustakaan Trinity ini adalah perpustakaan tertua di Irlandia, yang didirikan pada tahun 1952 oleh Ratu Elizabeth I. Tidak hanya eksterior yang mengesankan, perpustakaan ini juga menawarkan ruang perpustakaan terbesar di dunia yang dikenal Long Room (ruang panjang) yang berisi lebih dari 200.000 buku perpustakaan tertua.

Salah satu naskah yang paling terkenal adalah "The Book of Kells: Turning Kegelapan ke Cahaya," yang berisi empat Injil dalam bahasa Latin berdasarkan pada teks Vulgata, ditulis pada vellum. Naskah itu sendiri menarik lebih dari 500.000 pengunjung setahun.
Ratu Elizabeth II mengunjungi perpustakaan tahun lalu, raja pertama yang melakukannya sejak tahun 1911.


3. Geisel Library, University of California: San Diego, United States



Dinamai setelah Theodor Geisel, dikenal sebagai Dr Seuss, UC San Diego Geisel Library adalah salah satu bangunan perpustakaan paling modern di dunia.
Pada pandangan pertama, tampak seperti sebuah pesawat ruang angkasa.
Arsitek William Pereira, yang membantu desain ruang fasilitas peluncuran yang sebenarnya di Cape Canaveral di Houston, Texas, merancang perpustakaan pada tahun 1970. Ia telah tampil dalam film-film sci-fi, cerita pendek dan novel.
Tapi tentu saja, itu bukan hanya eksterior yang menarik. Perpustakaan ini juga menyelenggarakan "Dinner di Perpustakaan," yang mengajak pembaca untuk koktail, lelang  dan juga pidato khusus dari penulis terkemuka.

4. TU Delft Library: The Netherlands



Perpustakaan di Universitas Teknologi Delft dibangun pada tahun 1997 dan memiliki lebih dari 862.000 buku, 16.000 langganan majalah dan museum sendiri.
Bangunan itu sendiri ada di bawah tanah, sehingga Anda tidak bisa benar-benar melihat perpustakaan yang sebenarnya. Apa yang membuatnya menarik adalah atapnya yang merupakan sebuah bukit berumput.
Sebuah kerucut besar menembus atap rumput, yang melambangkan teknologi. Ini "memberikan (lebih) bentuk ke ruang baca introvert.
Atap mencakup 5.500 meter persegi. Konstruksi atap berpose beberapa kesulitan dalam hal maintenence dan kebocoran, tetapi telah menjadi salah satu struktur yang paling mencolok dan ramah lingkungan (baik secara harfiah dan lingkungan) di daerah tersebut.


5. Bibliotheca Alexandrina: Alexandria, Egypt



The Alexandrina Bibliotheca adalah kebangkitan Royal Library kuno Alexandria, yang merupakan perpustakaan terbesar dan paling berpengaruh di dunia Yunani. Itu dibangun oleh Alexander beberapa 2.300 Besar tahun yang lalu.
Perpustakaan baru terlahir pada tahun 2002 di tepi Laut Mediterania setelah 10 tahun merancang, perencanaan dan konstruksi.
Perpustakaan ini dirancang oleh Snøhetta, pemenang dari kompetisi internasional yang diselenggarakan oleh International Union of Architects, UNESCO dan pemerintah Mesir.
Seiring dengan perpustakaan standar dengan buku, ada empat museum yang meliputi barang antik, manuskrip dan ilmu pengetahuan, dan juga 15 pameran permanen, termasuk "Impressions of Alexandria," "Kaligrafi Arab" dan "The History of Printing."
Dengan bentuknya yang melingkar belum miring, perpustakaan tampak seperti lukisan modern. Berbagai ukiran dan tulisan abjad menghiasi sisi datar bangunan, dimana desainer menjelaskan adalah "
a careful display of the library's basic proviso: language."


6. Stuttgart City Library: Stuttgart, Germany 



Perpustakaan Kota Stuttgart adalah kontroversial. Ada yang bilang itu inovatif, sementara yang lain mengatakan itu tidak cocok lingkungannya.
Namun demikian, perpustakaan merupakan salah satu bangunan yang paling menarik di daerah ini, bersama dengan Museum Porsche di dekatnya.
Dirancang oleh kelahiran Korea, Jerman berbasis arsitek Yi Eun-young, desain fasilitas kubik dipengaruhi oleh Pantheon di Roma kuno. Ini fitur linear berbentuk "hati," yang berfungsi sebagai ruang pertemuan multi-cerita yang menarik sinar matahari alami melalui atap.
Ruang melempar berbagai acara, termasuk penandatanganan buku, bacaan, dan pameran.
Perpustakaan putih dan perak mungkin tidak cocok dengan sempurna dengan pohon-pohon hijau dan merah-rumah beratap di sekitar kota, tapi itu tidak menonjol.


7. Bishan Public Library, Singapore



Terletak di jantung kota Bishan, pemenang penghargaan Bishan Community Library, perpustakaan ini mencakup 4.000 meter persegi.
Sederhana dan canggih, yang dirancang agar terlihat seperti sebuah rumah pohon.
Polong berwarna-warni yang menonjol dari salah satu sisi bangunan merupakan buku menonjol dari rak buku. Di dalam perpustakaan, ini polong menawarkan ruang pribadi untuk membaca. Belum lagi tempat yang sempurna untuk mengadakan seminar, pembacaan dan lokakarya.
Langit-langit tinggi dengan jendela kaca juga membuatnya menyenangkan untuk menonton orang-orang berjalan dan membaca dari dalam gedung.


Sumber : CNNGo

5 Bioskop Unik di Dunia



5 Bioskop Unik di Dunia

Nonton bioskop, bisa jadi agenda seru untuk dilakukan ketika Anda traveling ke suatu daerah. Tahukah Anda, beberapa kota dunia rupanya punya bioskop yang paling keren dan paling unik. Anda wajib nonton bioskop, jika traveling ke sana.
Nonton di bioskop identik dengan kursi nyaman, suara jernih dan keadaan yang gelap. Tapi ternyata ada beberapa bioskop unik yang banyak diminati karena ingin mencoba sensasi berbeda dalam menonton film. Berikut 5 bioskop unik di dunia 

1. Cine Thisio, Athena, Yunani




Athena, Yunani memiliki banyak tempat untuk menonton film di area terbuka, kebanyakan menggunakan area taman. Dari semua bioskop terbuka yang ada di sana, Cine Thisio-lah yang terbaik. Dibangun pada tahun 1935, Cine Thisio memiliki tontonan ganda. 
Anda tidak hanya menonton film terbaru dari box office tapi juga bisa menikmati pemandangan Acropolis dan Parthenon yang ada di kejauhan. Tidak hanya itu, Cine Thisio juga merupakan bioskop yang berada paling dekat dengan Gunung Olympus. Bioskop terbuka tertua di Athena ini buka dari April sampai Oktober pada setiap tahunnya. Rasakan menonton film dengan pemandangan alam yang spektakuler, terutama saat malam hari.

2. Alamo Drafthouse, Texas, AS


Bioskop di Austin, Texas ini memiliki peraturan yang sangat ketat, mungkin di seluruh dunia. Anak di bawah 6 tahun tidak diperbolehkan menonton di sini, tidak boleh bicara sepanjang film, tidak ada iklan sebelum film dan tidak boleh menyalakan handphone. Peraturan mengenai handphone ini cukup keras. Jika handphone Anda berbunyi atau mengganggu selama film sedang diputar, Anda akan diusir secara massal oleh semua penonton di dalam. 
Meski banyak peraturan, nonton bioskop di Alamo Drafthouse bisa jadi pengalaman menonton yang sesungguhnya. Menonton lancar tanpa gangguan, makanan yang enak dan minuman yang sudah disediakan di bangku Anda.

3. 4DX, Seoul, Korsel


Rasakan sensasi nonton di bioskop 4D pertama di dunia yang memutar film box office. Bioskop 4DX di Seoul menjadi bioskop pertama yang menampilkan gambar hidup, kursi yang bergerak dan aroma yang muncul sesuai adegan di film. Tidak hanya itu, Anda bisa memilih untuk menjadi salah satu karakter yang ada di film. Anda tinggal memilih karakter dan akan disambungkan ke sepatu Anda, setelahnya, Anda bisa merasakan apa yang karakter itu rasakan.
Bioskop ini tidak dianjurkan untuk orang yang memiliki penyakit jantung, penyakit punggung, wanita hamil dan anak-anak yang tingginya di bawah 1 meter. Harga tiket bioskop 4DX mulai dari 16.000 Won atau Rp 127.000.

4. Cine de Chef, Seoul, Korsel


Satu lagi yang unik dari Korsel. Bioskop Cine de Chef di Seoul memiliki konsep gabungan antara acara makan dan menonton. Meski sudah banyak bioskop yang menawarkan konsep seperti ini namun belum ada yang mengalahkan keseriusan Cine de Chef. Bioskop ini memiliki koki bersertifikat Le Cordon Bleu yang menyediakan hidangan Asia modern.
Setelah makan, Anda bisa menonton film dengan nyaman. Bagaimana tidak, kursi di sana didesain penuh privasi. Dua kursi empuk yang berdekatan dan sebuah meja untuk menaruh minuman, dan jarak antar kursi lain pun lumayan jauh. Dijamin acara nonton Anda akan berlangsung tenang, seperti ada di bioskop pribadi.
Konsep unik ini memiliki harga yang cukup mahal yaitu 30.000 won atau Rp 225.000 untuk makanannya dan 40.000 won atau Rp 316.000 untuk tiket bioskopnya.

5. Teater Castro, San Francisco, AS


Bangunan dari awal abad ke-20 ternyata bisa menjadi tempat yang menarik selain jadi museum dan rumah. Di San Francisco, ada sebuah gedung tua yang dipakai sebagai bioskop. Teater Castro dibuka pada tahun 1922 dan merupakan sisa bangunan dari zamannya yang masih beroperasi hingga sekarang. 
Ruang bioskopnya yang benar-benar seperti teater akan mengajak Anda menonton film dengan sensasi berada di teater. Tirai penutupnya adalah beludru merah, sama seperti tirai di panggung teater. Di dekat layar juga terdapat 2 balkon kecil yang biasa ada di gedung teater pada umumnya. Meski begitu, teknologi yang digunakan di Teater Castro sudah memiliki standar terbaru. Di sini Anda akan merasakan sensasi modern dan klasik di satu tempat yang sama.

Jumat, 24 Mei 2013

Budaya Kelulusan Sekolah di Korea



Budaya Kelulusan Sekolah di Korea



Bulan Februari merupakan bulan dimana diselenggarakannya upacara-upacara kelulusan di sekolah-sekolah di Korea, ditengah dinginnya musim dingin di sana. Upacara kelulusan di Korea agak berbeda dengan upacara-upacara kelulusan kebanyakan sekolah di Indonesia dimana upacara kelulusan di sana bersifat formal dan jauh dari pesta hura-hura.


Umumnya upacara kelulusan dimulai pada jam 10 atau jam 11 dipagi hari dan biasanya diselenggarakan di dalam gedung. Para siswa mengenakan pakaian sekolah biasa pada acara kelulusan ini.

Rasa nasionalisme orang Korea memang hebat, terbukti dengan adanya pengucapan janji setia terhadap bendera Korea ketika acara dimulai. Acara biasanya dilanjutkan dengan kepala sekolah memberikan piagam kelulusan terhadap perwakilan siswa atau ketua dewan siswa lalu memberikan berbagai macam penghargaan terhadap siswa-siswa yang berprestasi.


Acara yang unik dari kelulusan di Korea adalah Song-sa dan Dap-sa. Song-sa merupakan pidato berdurasi sekitar 5 menit oleh perwakilan adik-adik kelas. Isi pidatonya ialah kesedihan karena kepergian senior mereka yang lulus, janji untuk bertemu lagi, dan janji untuk terus melakukan yang terbaik sepeninggalan kakak kelas mereka. Setelah itu baru Dap-sa, yaitu pidato yang diberikan oleh perwakilan yang lulus, biasanya berisi kesedihan karena meninggalkan sekolah, ucapan terimakasih terhadap guru dan orang tua, ucapan-ucapan perpisahan terhadap teman, serta harapan mereka akan kehidupan yang baru. Biasanya siswa yang melakukan Song-sa dan Dap sa menangis saat pidato.


Upacara kelulusan berakhir dengan menyanyikan lagu kelulusan yang cukup sedih, serta lagu sekolah. Kemudian setelah penutupan, dilakukan perpisahan dengan guru dan sahabat, serta berfoto bersama.


Tepung, Bukan Coret-Coret





Berbeda dengan di Indonesia dimana ada budaya corat coret dan saling menandatangani seragam sekolah sebagai tanda berakhirnya menggunakan seragam. Di Korea, mereka biasanya saling melempar telur dan tepung setelah kelulusan.



cre : berbagai sumber